- Home >
- Contoh perilaku positif dalam pengamalan Pancasila
Posted by : Unknown
Jumat, 06 September 2013
Berikut adalah beberapa contoh perwujudan
sikap positif dalam pengamalan PANCASILA
1.
Ketuhanan yang Maha Esa
Pada sila pertama ini, pengamalan yang sesuai diantaranya:
- Percaya dan taqwa kepada tuhan YME sesuai dengan kepercayaan masing-masing.
- Menghormati kemerdekaan orang lain untuk memeluk agama masing-masing dan beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
- Berlaku toleran atau bertoleransi antar umat beragama dan kepercayaan.
- Menjalin hubungan baik, kerukunan, dan kerjasama antar umat beragama dan kepercayaan.
Pada sila pertama ini, pengamalan yang sesuai diantaranya:
- Percaya dan taqwa kepada tuhan YME sesuai dengan kepercayaan masing-masing.
- Menghormati kemerdekaan orang lain untuk memeluk agama masing-masing dan beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
- Berlaku toleran atau bertoleransi antar umat beragama dan kepercayaan.
- Menjalin hubungan baik, kerukunan, dan kerjasama antar umat beragama dan kepercayaan.
2.
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Pada sila kedua, perilaku yang sesuai yang dapat diwujudkan antara lain:
- Menghormati HAM.
- Menempuh jalur hukum untuk menjamin keadilan dan tidak main hakim sendiri.
- Memperlakukuan setiap orang sama rata, tidak membeda-bedakan keturunan, bangsa, warna kulit, agama, jenis kelamin, dll.
- Memperjuangkan kepastian hukum dan menegakkan keadilan.
Pada sila kedua, perilaku yang sesuai yang dapat diwujudkan antara lain:
- Menghormati HAM.
- Menempuh jalur hukum untuk menjamin keadilan dan tidak main hakim sendiri.
- Memperlakukuan setiap orang sama rata, tidak membeda-bedakan keturunan, bangsa, warna kulit, agama, jenis kelamin, dll.
- Memperjuangkan kepastian hukum dan menegakkan keadilan.
3.
Persatuan Indonesia
Perilaku yang mencerminkan sila ketiga ini, yaitu:
- Mempertahankan dan membela kemerdekaan, keutuhan wilyah, keamanan, dan kesejahteraan Indonesia.
- Memajukan persatuan bengsa dan persatuan sesana warga negara
- Menolak dan menghindari segala macam bentuk diskriminasi serta penyakit sosial diantaranya korupsi, pemerasan, dan pungutan liar (pungli).
- Menjunjung tinggi serta turut aktif mengembagkan kebudayaan nasional Indonesia, bahasa Indonesia, serta pandangan hidup dan moral bangsa.
Perilaku yang mencerminkan sila ketiga ini, yaitu:
- Mempertahankan dan membela kemerdekaan, keutuhan wilyah, keamanan, dan kesejahteraan Indonesia.
- Memajukan persatuan bengsa dan persatuan sesana warga negara
- Menolak dan menghindari segala macam bentuk diskriminasi serta penyakit sosial diantaranya korupsi, pemerasan, dan pungutan liar (pungli).
- Menjunjung tinggi serta turut aktif mengembagkan kebudayaan nasional Indonesia, bahasa Indonesia, serta pandangan hidup dan moral bangsa.
4.
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Pada sila keempat ini, beberapa contoh pengamalannya yaitu:
- Mengutamakan musyawarah dalam pengambilan keputusan untuk kepentingan bersama, serta melaksanakan hasil keputusannya.
- Turut aktif mengikuti pemilihan umum, diantaranya pemilihan anggota DPR, pemilihan presiden, pemilihan gubernur, pemilihan bupati /walikota.
-Mengikuti kegiatan dalam dunia politik dan pemerintahan negara baik secara langsung maupun tidak langsung.
- Mematuhi hukum nasional dan UUD 1945 serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pada sila keempat ini, beberapa contoh pengamalannya yaitu:
- Mengutamakan musyawarah dalam pengambilan keputusan untuk kepentingan bersama, serta melaksanakan hasil keputusannya.
- Turut aktif mengikuti pemilihan umum, diantaranya pemilihan anggota DPR, pemilihan presiden, pemilihan gubernur, pemilihan bupati /walikota.
-Mengikuti kegiatan dalam dunia politik dan pemerintahan negara baik secara langsung maupun tidak langsung.
- Mematuhi hukum nasional dan UUD 1945 serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
5.
Keadilan sosial begi seluruh rakyat
Indonesia.
- Memperjuangkan agar tiap-tiap warga negara, terutama yang lemah kedudukannya dapat ikut dalam perekonomian dan mendapat bagian yang wajar dari pendapatan nasional untuk mewujudkan kesejahteraaan pribadi dan keluarganya masing-masing.
- Memperjuangkan agar tiap-tiap warga negara dapat menikmati haknya atas pekerjaan dan penghidupan yang layak.
- Aktif membayar pajak secara jujur sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.
- Menghindari dan turut mendukung pemberantasan KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).
- Memperjuangkan agar tiap-tiap warga negara, terutama yang lemah kedudukannya dapat ikut dalam perekonomian dan mendapat bagian yang wajar dari pendapatan nasional untuk mewujudkan kesejahteraaan pribadi dan keluarganya masing-masing.
- Memperjuangkan agar tiap-tiap warga negara dapat menikmati haknya atas pekerjaan dan penghidupan yang layak.
- Aktif membayar pajak secara jujur sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.
- Menghindari dan turut mendukung pemberantasan KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).
Navigation